BRMP Jambi Hadiri Panen Raya dan Launching BUMDesma di Kabupaten Merangin
MERANGIN - Di hamparan sawah subur Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Manau, gema kebangkitan ekonomi desa mengalun kencang. Dipimpin langsung oleh Bupati Merangin H.M. Syukur, S.H., M.H., bersama Kepala BRMP Provinsi Jambi Firdaus, S.P., M.Si., ratusan petani dan warga bergotong royong dalam Panen Raya Padi Sawah, menandai keberhasilan program pertanian terpadu dan semangat swasembada pangan Merangin (21/9).
Dengan total luasan panen mencapai 95 hektar dari varietas unggul Cisokan, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya menjadikan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa. Tak hanya hasil yang melimpah, tapi juga perubahan besar dalam mindset petani yang kini tidak lagi sekadar menanam untuk konsumsi rumah tangga, tapi juga untuk pasar dan pendapatan keluarga.
"Kita panen raya padi, di Kecamatan ini luasan sawah mencapai 618 ha. Panen raya ini bentuk Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, Asta Cita Presiden Prabowo Hadir di Sawah" Ujar Bupati.
Panen ini didorong kuat oleh program prioritas nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketahanan pangan dan kemandirian desa. Dukungan nyata dari pemerintah provinsi melalui BRMP Jambi menjadi katalisator percepatan modernisasi pertanian di Merangin.
"Kami hadir bukan hanya untuk menyaksikan panen, tapi untuk memastikan Merangin bisa panen berkali-kali. Program berkelanjutan akan terus kami dorong," tegas Firdaus, Kepala BRMP Jambi.
Firdaus juga menambahkan bahwa kualitas tanah, bibit, dan teknik pemupukan di Sungai Manau menjadi modal besar untuk panen berulang. Bahkan, BRMP akan mengkombinasikan panen padi sawah dengan program tanam padi ladang (Gogo), menciptakan ekosistem pertanian berlapis.
Tidak berhenti di panen raya, hari ini juga menjadi saksi peluncuran BUMDesma "Syukur Bakti", badan usaha milik desa yang menjadi pionir sektor ekonomi berbasis desa. Bergerak di bidang ayam petelur, perikanan, dan pertanian, BUMDesma ini diharapkan menopang program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan distribusi bahan pangan murah.
"Ketahanan pangan 20 persen itu bisa mendongkrak ekonomi desa. BUMDesma ini akan menjadi motor kemandirian desa," terang Bupati Syukur dalam peresmian yang disambut tepuk tangan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan berbagai bantuan langsung ke kelompok tani: mulai dari hand sprayer, hand tractor, benih sayur (kangkung, cabai, terong, kacang panjang), hingga 5.000 benih ikan, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap petani dan nelayan lokal.
Acara akbar ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat lintas sektor: Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, para kepala OPD Merangin seperti Kadis TPH , Kadis Koperindag, Dirut PDAM, Camat Sungai Manau hingga tokoh masyarakat dan kepala desa se-Kecamatan Sungai Manau.
Panen Raya dan launching BUMDesma “Syukur Bakti” bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah representasi dari mimpi besar yang dijalankan dengan kerja nyata: menjadikan Merangin sebagai lumbung pangan regional, membangkitkan ekonomi dari desa, dan menciptakan masyarakat yang sejahtera dari hasil keringat sendiri.